MENGEMBANGKAN BAKAT ANAK SEJAK DINI

Suatu kelemahan sistem pendidikan di negara kita dewasa ini ialah menekankan pada model pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan kemampuan ingatan (hafalan) dan mengabaikan pada fungsi berpikir inovatif yang ditandai dengan perilaku tekun dan inisiatif. Sesungguhnya pengembangan fungsi berpikir inovatif memainkan peranan yang sangat penting di dalam menyiapkan sumber daya manusia (SDM) andal yang mampu bersaing dalam era globalisasi saat ini. Upaya mengarah pada penciptaan kondisi bebas secara psikologis yang memungkinkan potensi bakat anak dapat berkembang belum banyak dilakukan. Justru yang terjadi malah sebaliknya, yaitu menjadikan anak untuk mengikuti pola pola terstruktur, misalnya dalam ujian di sekolah membiasakan anak untuk memilih alternatif jawaban yang sudah disediakan, bersifat konvergen dan vertikal. Kondisi ini bila diteruskan, tidak hanya merugikan perkembangan anak, melainkan bangsa dan negara dapat kehilangan bibit unggulnya. Taman Kanak-kanak sebagai lembaga pendidikan prasekolah dan orang-tua harus mampu berperan membantu memupuk talenta dan kemampuan anak berbakat untuk membantu menyiapkan tenaga profesional ulung dan pemimpin masa depan bangsa dan negara.

Arketipe

Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi

Volume 6, Nomor 2, Nopember 2005 ISSN: 14411-6634

Silakan Klik disini Untuk Mengunduh

About Bimbingan dan Konseling

Dosen Bimbingan Konseling UNIPA Surabaya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: